1. Pengertian Processor
Umumnya pengertian processor ataupun sering disebut otak komputer, secara jelasnya prosesor adalah sebuah IC yang mengontrol keseluruhan jalannya sebuah sistem komputer dan digunakan sebagai pusat atau otak dengan fungsi melakukan perhitungan dan menjalankan tugas. Letak prosesor ini terdapat di motherboard, nah saat pemilihan motherboard harus disesuaikan dengan jenis soket dari prosesornya contoh untuk proscessor intel ada soket LGA maka cari motherboard dengan soket LGA juga dan proscessor AMD ada AM3+ maka harus disesuikan juga. Perkembangan processor diawali oleh processor intel pada saat itu hanya satu² nya microprocessor yang ada. Tetapi pada saat ini sudah banyak beredar processor dari produsen yang lain, sehingga user sudah bisa mendapatkan processor yang beragam.
a. Evolusi Processor Intel
- Nehalem
Generaasi ini adalah generasi pertama dari Intel Core I Series
Ada perubahan dari seri pendahulunya yaitu penggabungan komponen ke dalam chip prosesor Controller RAM DDR3 langsung dari prosesor. Selain itu Nehalem ini masih menggunakan teknologi fabrikasi 45 nm. Jadi maklum lah kalo generasi Nehalem ini terasa agak lambat karena memang sudah terlalu tua. (TS juga pakai laptop dengan Generasi Nehalem)
- Sandy Bridge
Dalam membahas mengenai Sandy Bridge, kita juga harus mengetahui sedikit terkait sejarah yang ada pada Sandy Bridge (Prosesor atau Processor). Prosesor Intel Sandy Bridge memulai debutnya pada awal 2011, dan sejak itu perusahaan telah merilis spektrum luas prosesor Sandy Bridge i3, i5 dan i7 untuk laptop, desktop, workstation, dan Komputer Server.
Nama kode untuk penerus Sandy Bridge adalah Ivy Bridge, yang diharapkan akan dirilis pada 2012. Ivy Bridge akan menggunakan proses die shrink 22nm dan diharapkan menawarkan peningkatan kinerja di atas Sandy Bridge dalam kisaran 20% sampai 30% (persen).
- Ivy Bridge
Prosesor IntelCore generasi ketiga akhirnya datang juga. Berkodenama “Ivy Bridge”, jajaran prosesor baru ini mewakili fase “tick” dalam strategi “tick-tock” Intel. “Tick mewakili penyusutan teknologi manufaktur sedangkan “tock” menandai mikroarsitektur baru. Karena itu, Ivy Bridge dirancang mengggunakan proses manufaktur 22 nm dan juga menawarkan sejumlah upgrade signifikan.
Selain prosesor baru, Intel juga memperkenalkan chipset seri 7 terbarunya. Perpaduan prosesor dan chipset baru ini diklaim mampu memperkaya pengalaman komputasi, meningkatkan produktifitas dan memperbaiki faktor keamanan sistem secara keseluruhan.
Dalam panduan teknologi kali ini, Anda akan mempelajari semua hal yang berhubungan dengan prossesor Ivy Bridge dan chpse seri 7 terbaru, performa seperti apa yang bisa diharapka, seberapa efektif GPU HD Graphics 4000 baru, apa peranan Ivy Bridge bagi komputasi mobile dan banyak lagi. Simak review terbaru tentang perangkat berbasis prosesor Ivy Bridge dan kenali beragam produk Ivy Bridge mendatang.
- Haswell
Haswell adalah procesor Intel generasi ke-4 yang diluncurkan pada tahun 2013, memiliki fitur baru internal VGA (GPU) lebih cepat. prosesor Sandy Bridge cuma dibuat sampai 3.3-3.4Ghz saja. Sedangkan Ivy Bridge dan Haswell berada di atas 3.4Ghz.
Prosesor ini punya soket yang berbeda dari yang sebelunya. Jadi jika ingin upgrade dari generasi sebelumnya harus membeli motherboard baru. Haswell memiliki internal grafik/VGA lebih baik dari Ivy Bridge, namun masih jauh dibawah eksternal VGA. Selain itu, arsitektur ini masih menggunakan fabrikasi yang sama dengan Ivy Bridge yaitu 22 nm.

- Broadwell
Diresmikan pada tahun 2014, Broadwell adalah arsitektur generasi ke-5. Broadwell merupakan generasi "Tick" dari Haswell, dimana memiliki fabrikasi 14 nm. Dengan mengecilnya “penampang” pada Intel generasi 5 ini,membuat konsumsi daya makin kecil. Namun memliki performa yang lebih baik 5-20% dari generasi sebelumnya. Sama dengan Haswell, Broadwell menggunakan socket LGA 1150 dan LGA 2011-v3.
- Skylake
Intel resmi meluncurkan prosesor Core-i generasi ke-6 pada September 2015. Sama seperti arsitektur sebelumnya, Skylake menggunakan teknologi fabrikasi 14 nm. Ada teknologi baru dari prosesor ini, dengan teknologi yang dinamakan "speed shift" memungkinkan prosesor untuk bekerja lebih cepat tapi juga menghemat daya. Skylake menigkatkan performa hingga 50% dari generasi sebelumnya dan menghemat streaming video 4K.
Skylake juga mendukung RAM dengan jenis DDR4 (frekuensi sampai 2133 MHz) dan juga DDR3 (frekuensi 1600 MHz). Yang lebih kerennya lagi baru-baru ini diluncurkan Intel Core i9 yang disematkan di arsitektur ini, Intel juga mengeluarkan Intel Core seri m (m3, m5, m7) untuk Skylake.
- Kaby Lake
Intel generasi ke-7 ini diluncurkan secara resmi pada Agustus 2016. Sama seperti 2 generasi sebelumnya, Kaby Lake menggunakan teknologi fabrikasi 14 nm. Performanya meningkat sekitar 12% jika dibandingkan dengan Skylake.
Intel Core Generasi ke-7 ini dapat menciptakan pengalaman multimedia yang maksimal. Pengguna dapat merasakan peningkatan grafis dalam bermain game populer dan paling baru, dan menjalankan video 4K dengan lancar tanpa mengalami penurunan fps.
Hadirnya prosesor Kaby Lake juga menandai persaingan yang akan berjalan ketat antara Intel dan AMD, yang akhirnya mengeluarkan prosesor andalannya yang bernama AMD Ryzen Series.
- Coffee Lake
Coffee lake resmi diluncurkan pada Oktober 2017. Ini merupakan PAO (Process-Architecture-Optimization) dari Kaby Lake. Masih sama, Coffee Lake memakai teknologi fabrikasi 14 nm, namun pada versi mobile generasi ke-8 sudah menggunakan fabrikasi 10 nm. Performa tentunya meningkat dibandingkan generasi pendahulunya.
Salah satu keunggulan dibandingkan generasi sebelumnya adalah jumlah core yang meningkat. Contohnya Core i3, yang sebelumnya hanya punya dua inti, kini menjadi empat inti. Sementara untuk Core i5 kini mempunyai enam 6, dan Core i7 juga punya enam inti dengan dukungan hyperthreading.
- Seri X
Prosesor-prosesor generasi kesembilan itu termasuk prosesor Core i5, Core i7, dan prosesor flagship yang akan muncul perdana secara umum, Core i9. Selain itu, Intel juga meresmika, Intel Core seri X. Hal unik yang perlu disorot adalah prosesor gaming Core i9, yang diklaim sebagai prosesor gaming terbaik di dunia. Sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima KompasTekno, Selasa, (9/10/2018), Core i9 diklaim memiliki kemampuan menaikkan FPS game sebesar 10 persen dari generasi sebelumnya, dan 37 persen dari prosesor Intel yang telah berumur 3 tahun. Ada pula fitur Intel Turbo Boost Technology 2.0, fitur untuk menaikkan kemampuan single-core kepada kemampuan maksimalnya (5,0 GHz)

Para konten kreator pun diklaim akan lebih 'dimanjakan' dengan teknologi terbaru Core i9, karena dari segi multimedia, prosesor menaikkan kemampuannya sebesar 41 persen ketika merekam game, edit video dan render 34 persen lebih cepat, dan peningkatan proses secara umum sebesar 15 persen dari generasi sebelumnya. Secara spesifikasi, dirangkum KompasTekno dari Extremetech, tipe Core i9-9900K memiliki 8 core dan 16 threads berkecepatan 3,6 GHz untuk pemakaian normal, sampai maksimum 5 GHz untuk proses berat seperti desain dan gaming. L3 cache Core i9-9900K pun berkapasitas 16 MB, dibekali dengan chip grafis Intel UHD 620. Selain Core i9, Intel juga merilis tipe Core i7-9700K dengan 8 core dan 8 thread, memiliki L3 cache 12 MB, serta berkecepatan 3,6 GHz - 4,9 GHz (turbo). Lalu ada Core i5-9600K 6 core dengan 6 thread dan besar L3 cache yang sama, 12MB, berkecepatan 3,7 GHz - 4,5 GHz (turbo). Adapun Intel Core tipe X memiliki 7 lini produk, yaitu i7-9800X, i9-9820X, i9-9900X, i9-9920X, i9-9940X, i9-9960X, dan i9-9980XE. Prosesor Intel tipe X ini diklaim memiliki 8 hingga 18 core dengan Turbo Boost Max Technology 3.0 untuk kinerja yang lebih optimal dari seri biasa. Dari segi ukuran, prosesor-prosesor ini masih menggunakan besar 14 nm, karena kabarnya Intel menunda peluncuran prosesor 10 nm sampai tahun 2019 mendatang. Bahkan, prosesor 14 nm masih akan diproduksi sampai tahun 2019. Harga prosesor Intel teranyar ini bervariasi. Prosesor Core i9 dibanderol 488 dollar AS (setara Rp 7,4 juta), Core i7 399 dollar AS (setara Rp 5,7 juta), sementara Core i5 295 dollar AS (setara dengan Rp 4,5 juta).
- Ice Lake
prosesor Intel Core Generasi ke-10 dikatakan menjadi pijakan penting bagi perjalanan Intel dalam mendukung peningkatan performa PC terbaik melalui prosesor berkinerja tinggi dan optimal di segala lini komputasi.
Selain performa dan kemampuan respon yang cepat, fitur AI, grafis, konektivitas dan I/O yang teroptimisasi pada SoC menyediakan sebuah solusi dengan berbagai macam kapabilitas yang memampukan OEM untuk menciptakan laptop yang memenuhi beragam kebutuhan, mulai dari baik hiburan, gaming, hingga konten kreator.
Rangkaian prosesor Intel Core Generasi ke-10 merupakan rangkaian pertama yang disesain untuk mengakomodasi AI pada laptop serta perangkat 2-in-1 yang tipis dan ringan. Rangkaian prosesor ini menghadirkan performa cerdas yang dibutuhkan oleh aplikasi modern yang menanamkan AI, dengan ragam fitur dan kemampuan.
Terdapat beberapa rangkaian; pertama, Intel® Deep Learning Boost, yaitu sebuah rangkaian instruksi baru yang mempercepat jaringan pada CPU untuk menghadirkan respons maksimum dalam berbagai aktivitas, seperti peningkatan kualitas gambar, pengelompokan foto, serta efek pada foto.
Kedua, mesin pengolahan komputasi hingga 1 teraflop pada GPU untuk mendukung inferensi throughput yang tinggi seperti video editor, analitik, dan peningkatan resolusi video real-time.
Ketiga, Intel Gaussian & Neural Accelerator (GNA) menghadirkan kemampuan khusus untuk menangani beban kerja di belakang layar seperti pemrosesan suara dan pengurangan gangguan suara dengan menggunakan daya energi yang sangat rendah untuk optimalisasi daya tahan baterai.
Selain tiga rangkaian di atas, Intel juga melakukan penggandaan performa grafis, dengan rangkaian prosesor Intel Core Generasi ke-10 dengan Intel Iris Plus yang menjadikan pengalaman gaming pada resolusi 1080p maupun konten kreator level tinggi, seperti penyuntingan video 4K, aplikasi filter video dan pemrosesan foto beresolusi tinggi menjadi tanpa cela.
Rangkaian prosesor ini adalah GPU pertama dari Intel yang mendukung tampilan standar VESA’s Adaptive Sync. Hal tersebut memampukan pengalaman gaming yang lebih gegas dan mulus untuk game seperti Dirt Rally 2.0* dan Fortnite.
Berdasar pada arsitektur grafis Gen 11, rangkaian produk ini adalah GPU terintegrasi pertama yang menggabungkan variable rate shading untuk meningkatkan kemampuan rendering.
Dengan dukungan untuk spesifikasi BT.2020, pengguna dapat menyaksikan video 4K HDR dengan warna yang lebih kaya.

2. AMD processor
- AMD K5

Ini adalah prosesor AMD versi awal dibuat atau yang pertama kali diluncurkan oleh AMD. Pada awalnya AMD membuat prosesor sebagai perangkat alternatif dari intel.
Namun meskipun begitu prosesor ini menjadi proses pertama yang bisa ber sinkronisasi pada arsitektur bertipe x86. Tapi karena pada saat itu prosesor dari intel lebih mendominasi maka banyak motherboard yang belum bisa mendukung perangkat AMD K5 ini.
Saat ada pembaruan dari BIOS maka AMD dapat bersinkronisasi dengan perangkat motherboard.
- AMD K6

Generasi kedua dari processor AMD yaitu AMD K6 yang sudah mendukung semua motherboard di mana mulanya hanya mendukung untuk prosesor dari intel. sejak kemunculan dari AMD K6 inilah persaingan antara Intel dan AMD mulai dirasakan.
Bahkan pada generasi kedua prosesor AMD ini ada beberapa jenis yang dirilis yaitu AMD K6, AMD K6-2 dan AMD K6-III. Perbedaan dari ketiganya terletak dari sisi kecepatannya saja, selebihnya tidak jauh berbeda.
- AMD Duron

AMD Duron dikeluarkan pada tahun 2000 di mana awalnya bernama Spitfire Thunderbird. Pada zamannya AMD duron ini menjadi salah satu prosesor paling tinggi.
Apalagi dengan harganya yang sangat terjangkau serta kinerjanya yang cukup memuaskan. Namun saat ini produksi dari prosesor AMD duron sudah dihentikan.
- AMD Athlon

Setelah AMD merilis dan sukses dengan prosesor AMD duron, kemudian generasi berikutnya ada AMD athlon. ini adalah jenis prosesor AMD micro dengan kualitas yang cukup tinggi, bahkan masuk produk unggulan dari AMD.
Pada saat itu processor AMD athlon bersaing dengan prosesor Intel Pentium 3 yang cukup mendominasi pasar. Namun ternyata AMD athlon mampu mengungguli dengan bagian sistemnya yang bisa menggunakan multiprocessor. Sehingga memungkinkan satu komputer untuk menggunakan dua prosesor AMD athlon secara bersamaan.
- AMD Athlon 64 X2

Melihat dari kesuksesan AMD athlon maka perusahaan ini pun membuat versi athlon 64. Tentu keduanya memiliki perbedaan yang sangat mencolok dibagian versi soketnya.
Pada prosesor AMD athlon 64 terdapat 3 socket yang berbeda yaitu 754, 939, dan 940. Ketiga socket tersebut juga memiliki fungsi yang berbeda-beda.
Untuk bagian socket 754 terdapat kontroler yang mendukung bagian memori DDR, bagian socket 939 terdapat memori pengatur yang mendukung memori multi-channel.
Keunggulan lainnya dari prosesor AMD generasi ini yaitu dapat ber sinkronasi dengan komputer yang menerapkan sistem operasi 64-bit.
- AMD Athlon 64 FX

Sekuel dari AMD athlon ternyata tidak berhenti di athlon 64. AMD juga merilis versi AMD athlon 64 FX.
Jenis prosesor AMD ini bekerja dengan baik pada komputer yang menggunakan sistem operasi 32 bit maupun 64-bit. Keunggulan yang paling mencolok dari processor AMD ini yaitu ada antivirus di dalamnya, yaitu menggunakan Antivirus Enhanced Virus Protection.
Processor AMD ini sangat recommended digunakan pada komputer yang sering digunakan aplikasi atau software yang berkaitan dengan grafis tinggi seperti software video, audio maupun game.
- AMD Sempron

AMD sempron dirilis sebagai pesaing processor Intel yaitu Intel Celeron. processor AMD ini memiliki dua jenis socket yang digunakan yaitu socket dan socket 754.
AMD sempron hanya dapat berjalan pada komputer yang menggunakan sistem operasi 32 bit saja.
- AMD 64 V2 Dual Core
Sebagai pengguna komputer mungkin anda sudah tidak asing dengan istilah dual core bukan? Processor dari AMD ini memang bertujuan sebagai pesaing dari intel yang merilis versi core duo.
Prosesor AMD yang satu ini dapat berjalan pada komputer dengan sistem operasi 64-bit. Target pasar dari prosesor ini adalah penggunaan yang lebih banyak menggunakan komputernya untuk pekerjaan multimedia secara rutin.
- AMD Opteron

Generasi yang selanjutnya ada AMD opteron dia lebih fokus pada komputer server maupun workstation. AMD opteron memiliki dua cache yang berbeda yaitu level 1 dan level 2.
Perbedaan keduanya terletak dari besaran data yang digunakan dimana pada level 1 datanya sebesar 128 KB sedangkan pada level 2 menggunakan data sebesar 1024 KB.
- AMD Cadiz

Prosesor ini dibuat sekitar tahun 2008 dengan memiliki inti sebanyak 4 core. Processor AMD yang ini juga dirancang menggunakan Hypertransport 3, L2 cache dan DDR2/3.
- AMD Orochi “Bulldozer”

AMD ini adalah generasi terbaru dari prosesor AMD untuk pasar desktop high end. Konstruksinya masih menggunakan dari arsitektur bulldozer. Bisa dibilang prosesor dari AMD ini digunakan untuk mendukung perangkat komputer dengan spesifikasi tinggi.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar